QUIT - Annie Duke

Segmen PembacaDewasa UmumTeks Belakang Dalam berbagai situasi, kita sering kali dihadapkan dengan pilihan sulit: bertahan, berubah arah, atau bahkan berhenti (quit). Nyatanya, walau banyak pertanda tak ada guna untuk tetap bertahan, berhenti identik dengan kata gagal, sehingga tak pernah jadi pilihan.  Annie Duke menawarkan strategi berbasis sains yang dapat mengasah keterampilan untuk mengetahui kapan kita harus memilih berhenti dan bagaimana cara melakukannya. Saat Anda sedang menghadapi permasalahan bisnis, karier, atau bahkan hubungan pribadi, piawai dalam memilih mana hal yang harus dipertahankan atau tidak, dapat membantu Anda untuk menentukan langkah terbaik berikutnya.  Hidup ini singkat. Tak sepatutnya kita membuang waktu, energi, atau uang karena terus mempertahankan keputusan yang salah.Tentang PenulisAnnie Duke adalah seorang penulis, pembicara untuk perusahaan-perusahaan, dan konsultan di bidang pengambilan keputusan. Ia adalah salah satu pendiri The Alliance for Decision Education, sebuah organisasi nirlaba yang misinya adalah meningkatkan kehidupan dengan memberdayakan siswa melalui pendidikan keterampilan mengambil keputusan. Quit adalah buku ketiga Annie Duke, setelah sebelumnya ia menerbitkan Thinking in Bets dan How to Decide.Endorsement“Buku yang brilian dan menghibur ini mencatat kelemahan terbesar dalam tindakan dan keputusan manusia”: bias terhadap ‘berhenti’. Saya belajar banyak dari kisah-kisah yang menarik tentang kegagalan dan dari saran-sarannya yang masuk akal. Anda pun akan belajar banyak.”—Daniel Kahneman, Pemenang Hadiah Nobel Bidang Ekonomi dan Penulis Buku Bestseller #1 New York Times Thinking, Fast and Slow  “Setiap sekolah bisnis punya mata kuliah tentang memulai bisnis baru, tetapi hanya sedikit yang memiliki mata kuliah tentang menutup bisnis pada saat yang tepat. Buku ini mengisi kekosongan itu dengan wawasan-wawasan baru yang cemerlang dan cerita-cerita hebat. Hentikanlah apa pun yang sedang Anda lakukan dan mulailah membaca buku ini.”—Richard Thaler, Pemenang Hadiah Nobel Bidang Ekonomi dan Penulis Buku Bestseller NudgeKeunggulanTema yang ditawarkan cukup menarik, mengingat stigma berhenti adalah kalah.Buku ini dapat mengubah sudut pandang orang, bahwa berhenti tidak berarti kalah.Berhenti artinya, kita memiliki kesempatan untuk mengatur strategi baru dan mempersilakan hal positif untuk masuk ke kehidupan kita.Buku ditulis berdasarkan kasus nyata yang datang dari berbagai bidang: olah raga,bisnis, pemerintahan sehingga lebih banyak pihak yang relate dengan kisah tersebut.Penulis menyajikan strategi berhenti yang “aman” tak sekadar karena emosi semata.Terdapat ringkasan di akhir bab sehingga pembaca dapat me-refresh insights yang telah dibaca sebelumnya.Tak hanya sebatas digunakan untuk bidang bisnis semata, strategi yang ditawarkanAnnie Duke juga dapat digunakan dalam banyak hal. Misalnya: Karyawan yang tengah gamang antara terus jadi pegawai atau keluar kerja dan merintis usaha dari 0.Mahasiswa yang tidak menemukan passion pada jurusan kuliah yang sedang dijalaninya.Pria atau Wanita yang menjalani hubungan toksik dengan pasangannya dan lain sebagainya.Banyak tokoh yang menjadi sukses dan terkenal karena mereka berhenti dari apa yang ditekuninya terlebih dahulu.Roger Federer, seorang petenis kelas dunia, awalnya adalah atlet football yang andal. Namun, akhirnya dia memutuskan untuk berhenti. Karena keputusan itu, kita bisa melihat Roger Federer sebagai yang seorang petenis yang menempati peringkat pertama dunia selama 16 kali.     Brian Edward Cox adalah seorang fisikawan, profesor fisika partikel di School of Physics and Astronomy di Manchester University, juga penulis buku-buku sains populer. Namun, tahukah Anda, kalau Cox dulunya berprofesi sebagai musisi? Ia memutuskan untuk berhenti bermusik, dunia yang sudah membuatnya menelurkan tiga album dan dikenal banyak orang.

Mizanstore

Mizanstore

Peringkat penjual 99%

Ulasan

Ups
Video ini tidak memiliki ulasan.