Sapta Kanda Pat

Sapta Kanda Pat Membaca sapta kanda pat sama dengan membaca manusia. Membaca manusia berarti membaca diri sendiri. Membaca diri sendiri seperti berjalan dari lupa menuju ingat. Bukankah yang sering dilupakan adalah diri? Karena lupa, sekarang tiba gilirannya untuk mengingat. Keadaan ingat tanpa lupa adalah cita-cita. Sapta kanda pat yang dimaksud dalam tulisan ini adalah tujuh (sapta) jenis kanda pat. Ketujuh jenis itu adalah kanda pat bhuta, kanda pat rare, kanda pat nyama, kanda pat dewa, kanda pat subiksa, kanda pat sari dan kanda pat moksa. Masing-masing kanda pat ini memiliki fungsinya sendiri, fungsi tersebut ditulis pada bagian awal sebagai berikut: kanda pat bhuta: mengungkap upacara caru, kanda pat rare: upacara dapetan, nanem ari-ari, kanda pat nyama (catur sanak): upacara tiga bulanan anak, bayuh oton, kanda pat dewa: berhubungan dengan upacara matatah, kanda pat subiksa: berhubungan dengan upacara perkawinan, kanda pat sari: berhubungan dengan upacara pawintenan (madwijati), kanda pat moksa: berhubungan dengan kematian, penguburan mayat, termasuk ngaben. Karya  : Jro Swami Ukuran : A5 #mbukubali #bukubali #bukuHindu #bukuKandaPad #bukuKandaEmpat #bukusaptaKandaPat

m buku bali

m buku bali

Peringkat penjual 97%

Ulasan

Ups
Video ini tidak memiliki ulasan.